Friday, September 2, 2011

You Are My Destiny episode 153-154

Episode 153



Ho Se masih teriak2 ke ibunya. Ny. Seo terkejut dan melihat ke arah dapur.



Tuan Kang dan tamu mereka jalan keluar. CEO Park dan istrinya tahu diri dan berkata terima kasih untuk undangannya, waktu berlalu dan kami akan pergi.



Jeong Hwabaek-death stare....!!



Tuan Kang mengucapkan selamat jalan. Mi Ok melihat tajam ke Ny. Seo dan berkata akan pergi juga.



Ny. Seo tidak ikut keluar dan marah ke Ho Se, bagus. Kau melakukan hal yang bagus. Dengan semua tamu itu kau sengaja memperlihatkan sisi paling buruk ibumu?

Bagaimana kau bisa marah ke ibumu kalau seorang ibu mertua minta menantunya untuk melakukan pekerjaan rumah tangga?

Dan kau (SB), siapa yang memintamu mencuci selimut itu sendiri? Itu seharusnya kau kirim ke dry cleaner!



Sae Byuk minta maaf karena salah mengartikan perintah Ny. Seo. Ho Se membela Sae Byuk, seharusnya ibunya mengatakan dengan jelas.



Ho se berkata tidak mungkin ibunya tidak melihat Sae Byuk mencuci diluar, seharusnya langsung bilang kalau harus dikirim ke dry cleaner. Ho Se berkata ia tahu ibunya marah ke istrinya karena baju yang dipakai hari ini.

Ny. Seo marah lagi dan menuduh Sae Byuk mengadu lagi ke suaminya.



Ayah Kang masuk dan berkata kalau para tamu tampak terkejut dengan cucian diluar. Tuan Kang minta maaf pada Sae Byuk.



Ny. Seo tidak terima kalau dipersalahkan terus, Kau, aku tanya apa aku yang membuatmu mencuci semua selimut diluar?



Sae Byuk minta maaf. Ny. Seo merasa semua hanya melihat kalau Sae Byuk sakit, tapi aku juga sakit, aku sakit selama ini!



Ny. Seo kembali ke kamarnya. Ayah Kang menegur Ho Se, lihat2 dulu sebelum marah pada ibumu. Ia minta Ho se mengajak Sae Byuk ke atas.



Tuan Kang masuk dan melihat istrinya mengeluh panjang pendek, sudah susah payah membuat Sae Byuk setingkat dengan mereka, masih dipersalahkan.

Tuan Kang ingin memeluk istrinya, tapi Ny. Seo marah, jangan menyentuhku!



Sae Byuk juga menyalahkan dirinya karena membuat ayah+ibu mertuanya dalam posisi sulit. Ia menyesal Ho se sudah marah2.

Ho Se minta maaf karena mengira Sae Byuk sengaja disiksa lagi. Sae Byuk menyuruh Ho Se minta maaf ke ibunya.



Mi Ok pulang dan masuk ke kamarnya. Ia berkata kalau hari ini ia akan melepaskan Ny. Seo. Tapi kalau sekali lagi ia melihat Ny. Seo menyiksa Soo Jin satu kali lagi, ia berjanji tidak peduli Lohas atau keluargamu, aku akan menghabisimu.



Ho Se dan Sae Byuk di dapur dan akan memasak bubur untuk Ny. Seo. Keduanya berebut masak, Ho se merasa bersalah pada ibunya. Sae Byuk juga ingin membuat bubur karena merasa bersalah.

Ny. Seo ke dapur dan mendengar percakapan mereka. Ia dengar kalau Sae Byuk menyuruh Ho se minta maaf ke ibunya.



Ny. Seo kembali ke kamarnya dan menuduh Sae Byuk licik karena sudah memanipulasi dan mengendalikan Ho se.



Ho Se dan Sae Byuk masuk ke kamar ibunya dengan baki. Ho Se minta maaf dengan tulus ke ibunya.

Ny. Seo kesal, kau bodoh. Kau belajar ini dari istrimu, kata demi kata. Aku tidak ingin melihat kalian.



Sae Byuk minta maaf, tolong maafkan kami Bu. Keduanya memijat Ny. Seo untuk mengambil hatinya.



Paginya, Sae Byuk menyiapkan tiga set makanan untuk Ny. Seo.

Sae Byuk minta bantuan Yu Ri untuk menyiapkan-nya nanti. Sarapan, Makan siang dan makan malam tinggal dipanasi saja.

Yu Ri tidak mau, kau mau menjadikan aku sebagai pembantumu?



Ny. Seo turun dan tanya ada apa ribut2. Yu Ri berkata Sae Byuk akan menjadikannya sebagai pembantu.



Ny. Seo membuka tutup makanan dan melihat banyak makanan yang disiapkan menantunya, bahkan ada kacang polong yang diatur dengan bentuk hati diatas nasinya.

Sae Byuk menulis surat, Eomeoni, meskipun bhs Inggrisku jelek. Tapi kalimat ini sangat ingin kukatakan padamu : I Love You, Mother.



Ny. Seo mendengus, apa ini. Tapi ia sedikit tersentuh. Lalu memikirkan perusahaan, apa aku perlu melepas sahamku untuk mendapatkan cash.



Keluarga Kim sedang makan. Nenek dan Yeong Suk akan membawa makanan untuk Yeon Shil untuk kehamilannya.

Mi Ok berkata Sae Byuk dan dia akan melakukan tes DNA. Ia merasa hatinya hancur.



Yeong Suk merasa ini wajar karena Sae Byuk sudah dibuang dan sulit mempercayai Mi Ok.



Mi Ok menerima telp dari Presdir Kang. Ia ingin bertemu Mi Ok.

Presdir minta maaf atas kejadian kemarin malam. Mi Ok berkata Presdir Kang tidak perlu menjelaskan soal itu, ia sudah tahu sejak lama kalau Ny. Seo tidak suka Sae Byuknya.



Presdir Kang : Ya, ini memalukan tapi perusahaan kami sedang dalam tekanan dan aku ingin minta bantuanmu. Aqua ingin karya senimu dikombinasikan dalam furniture dapur kami.

Mi Ok terkejut, tapi perusahaan ini juga adalah keluarga Sae Byuk maka ia akan mempertimbangkannya.



Soo Bin masuk ke kantornya dan berkata kemungkinan besar Aqua akan investasi di Lohas. Semua bersorak gembira, terutama Pak Jang.



Ny. Seo telp Sae Byuk untuk mengajaknya makan malam diluar. Sae Byuk kaget. Ny. Seo minta Sae Byuk memikirkan ingin makan apa sebelum pergi.



Ny. Seo berusaha membalas makanan yang tadi disiapkan Sae Byuk untuknya.



Ny. Lee memberikan cek dalam jumlah besar untuk Jo Sang Ki agar ia pergi. Tapi Jo Sang Ki menolak karena ingin jumlah yang lebih besar lagi.

Ny. Lee marah dan berkata tidak akan memberikan satu senpun untuk Jo Sang Ki.



Sang Ki mengajak Yun Hui nonton film bersama ibunya. Jo Sang Ki ingin minta maaf atas apa yang terjadi di kantor polisi.



Tae Young menghabiskan waktu di jalan dan memutuskan untuk nonton film. Yun Hui dan So Young sudah ada di dalam bioskop.



Yun Hui tanya bagaimana So young bisa bertemu ayahnya dulu. So Young kesal, kenapa putrinya bisa memanggil Sang Ki dengan sebutan ayah dengan mudahnya. Apa kau pikir ia pantas jadi ayah?

Yun Hui berkata waktu itu ia memanggilnya begitu saja. Dan Sang Ki memang ayah kandungnya.

Tiba-tiba Jo Sang Ki muncul dan duduk di samping mereka.



Tae Young masuk dan melihat ketiganya. Tae Young pergi.



So Young marah dan menyeret Jo Sang Ki keluar, ia murka karena dijebak. So Young mengira Yun Hui juga ikut kerja sama.

So Young memukuli Jo Sang Ki dan Yun Hui muncul menyelamatkan Sang Ki.



So Young marah. Tapi Yun Hui berkata bagaimanapun brengseknya Jo Sang Ki, dia tetap ayahnya.

So Young : Yun Hui! Ya Tuhan! dasar anak nakal! kau jelas tahu Tae Young menganggapmu seperti anaknya sendiri, dia sangat mencintaimu dan sangat ingin dipanggil ayah, tapi kau tidak pernah memanggilnya Ayah.



So Young marah dan mengusir keduanya, kalian pergilah. Aku tidak ingin berurusan lagi denganmu, lakukan sesukamu! So Young pergi.



Tae Young mengerjakan pekerjaan kasar dan ingat yang ia lihat di bioskop. Tae Young memohon pada seniornya untuk diberi kesempatan mengajar semester depan, istri dan anakku bergantung padaku, kumohon senior.



Dae Gu mengajarkan senam hamil untuk istrinya. Lalu Nenek, Tae Poong dan Yeong suk datang membawa keranjang makanan serta obat herbal untuk Yeon shil.

Soo Bin pulang dan memberikan bunga untuk ibunya, ia ingin seorang adik perempuan yang cantik.



Mi Ok menyetir untuk pergi ke RS, tapi ia merasa tidak enak dan membuka jendela mobil agar mendapat udara segar. Mi Ok seperti hampir pingsan.



Sae Byuk akan pergi makan malam dengan Ny. Seo, tapi ia ada janji tes DNA dengan Mi Ok. Sae Byuk telp ke rumah.



Ny. Seo sedang mandi dan Yu ri yang mengangkat telp. Sae Byuk berpesan untuk mengatakan pada Ny. Seo kalau ia tidak bisa pergi makan malam, Sae Byuk minta Yu Ri menyampaikan pada ibunya.



Tapi di saat bersamaan ada kiriman paket untuk Yu Ri. Itu adalah kiriman foto pre-wedding Yu Ri dengan Tae Poong.



Yu Ri lupa pesan Sae Byuk dan melihat2 foto mereka.

Ibunya masuk dan marah, kenapa kau melihatnya? berikan padaku, biar kubakar! Yu Ri merebut foto itu dan lari pergi.



Yu Ri jalan sambil mendekap album fotonya.

Ia bertabrakan dengan Tae poong di sudut jalan. Tae Poong kesal, lihat2 kalau jalan. Apa kau tidak punya mata?



Yu Ri kesal karena Tae Poong selalu memakinya. Ia ingin memberikan foto itu ke Tae Poong. Tae Poong tidak mau dan menyuruh Yu Ri membuangnya saja.

Yu Ri tidak mau karena masih punya perasaan tertentu saat melihat foto itu. Tae Poong berkata pengalaman bersama Yu Ri membuatnya merasa seperti menginjak kotoran.



Tae Poong pergi dan Yu Ri menangis. Tae Poong berbalik dan membantu Yu Ri berdiri.

Yu Ri nekad memeluk Tae Poong. Tae Poong marah2, lepaskan! Jika kita ketemu lagi, pura2 tidak kenal saja. Aku akan lari, lari secepat mungkin.

Yu Ri teriak, dasar brengsek!



Ny. Seo yang tidak tahu pesan Sae byuk tiba di resto. Ah..bakalan masalah ini.

Sae Byuk tiba di RS. Tapi Mi Ok belum datang. Sae Byuk telp tapi tidak dijawab.



So Young pulang dan mendapat sms dari Sang Ki : Aku menunggumu di depan supermarket, meskipun harus menunggu semalaman, aku akan menunggumu sampai kau muncul.

So Young berkata tidak peduli dan tidak akan pergi.



Tae Young pulang dan So Young segera membantunya mengurus mantel. Ia mencium bau daging panggang, apa kau makan daging panggang?

Tae Young berkata ia makan bersama rekannya. Ia tadi telp tapi kenapa So Young tidak mengangkatnya, tadi kau kemana?



So Young bohong dan berkata bertemu teman wanitanya. Tae Young diam saja.

So Young tanya kapan Tae Young gajian, ia ingin membelikan hadiah untuk keluarga mereka.



Tae Young kesal dan berkata gajinya kecil, ia tidak akan membeli hadiah. So Young jadi tersinggung, kenapa kau marah? Ibuku bahkan membelikanmu mobil. Masa tidak berpikir untuk membelikannya hadiah. Kenapa kau pelit sekali, bagaimana kau bisa begitu egois.

So Young pergi dengan kesal. Tae Young membanting jasnya dengan marah.



So Young justru bertemu Sang Ki di jalan, lengkap dengan red-rosenya. Sang Ki ingin jadian lagi dengan So Young.

So Young ngamuk dan memukuli Sang Ki, apa kau gila? Aku sudah menikah!! Sang Ki kabur.



Sae Byuk telp Ho se dan berkata Mi Ok tidak muncul, ia sudah menunggu satu jam. Ho Se tanya apa dia harus ke RS.

Sae Byuk berkata tidak perlu, ia akan ke rumah orang tuanya saja, lalu Ho Se tinggal menjemputnya. Mereka bisa pulang bersama.



Sae Byuk sampai rumah dan membuka kamar Mi Ok, tapi kosong. Yeong Suk berkata kalau Mi Ok pergi ke RS.

Sae Byuk heran karena ia sudah menunggu sejam dan Mi Ok tidak muncul.



Yeong Suk berkata mungkin terjadi sesuatu, disini dingin, ayo masuk.

Sae Byuk istirahat di kamar Yeong Suk. Yeong Suk berkata akan memberikan minuman jeruk citrus untuk Sae Byuk dan akan menyiapkan makanan untuk mertuanya.

Setelah sendirian, Sae Byuk berbaring dan langsung tidur pulas karena kecapaian.



Ny. Seo menunggu dengan kesal, kemana dia. Bagaimana mungkin dia belum datang. Dan tidak telp juga.

Ny. Seo langsung telp Sae Byuk. Sae Byuk tertidur dan tidak mendengar bunyinya.



Yeong Suk masuk dan mengambil ponsel Sae Byuk. Ia kaget saat melihat itu telp Ny. Seo.

Yeong Suk : Halo.

Ny. Seo kaget, kenapa Yeong Suk yang mengangkat. Mana Sae Byuk.



Yeong Suk berkata kalau Sae Byuk ketiduran, anda tahu kalau cuaca dingin seperti ini dan kita ada di ruangan hangat, maka kita akan cepat sekali tertidur. Anak ini sepertinya kecapaian, karena langsung tertidur begitu membaringkan diri.



Ny. Seo tidak percaya, Apa? apa katamu? Kau bilang menantuku tidur di rumahmu?

Yeong Suk membenarkan, apa dia harus kubangunkan? Aku punya makanan kesukaanmu dan akan minta dia membawanya.



Ny. Seo langsung menutup telpnya. Ia murka, Jang Sae Byuk! dia membuatku menunggu dan dia enak2an tidur di rumahnya? Kau mau membalasku ya, baik. Kau sendiri yang ingin memutuskan hubungan mertua/menantu ini. Kau yang memintanya.

Aku tidak memaafkanmu karena ini. Aku akan memutuskan hubungan!





Episode 154



Ny. Seo pulang dan tidak mendapati Sae Byuk. Sae Byuk juga tidak ada di kamarnya. Oya, sebelumnya, Ny. Seo menyetir pulang sambil ngoomelllll....(saking panjang omelannya sampai malas nulisnya haha..) Intinya dia tidak ingin Sae Byuk jadi menantunya lagi.



Sae Byuk terbangun dan kaget, sudah jam 7 malam. Ia panik dan tanya kenapa ibu tidak membangunkannya.

Yeong Suk berkata ia tidak tega karena Sae Byuk pulas sekali tidurnya.

Yeong Suk juga bilang kalau Sae Byuk dapat telp dari ibu mertuanya. Sae Byuk semakin panik. Ia langsung pamit pulang pada Ayah dan nenek.



Ny. Seo datang, Sae Byuk berkata akan segera pulang.

Ny. Seo berkata tidak perlu. Sae Byuk bisa tinggal di rumahnya saja, tidak perlu kembali ke rumahnya.



Ho se juga sudah datang dan bergegas masuk.



Keluarga Kim kaget, apa maksudnya. Sae Byuk juga heran apa dia melakukan kesalahan. Ny. Seo tidak percaya, Sae Byuk benar2 tidak menghormati orang tua dan membuatnya menunggu.

Ny. Seo berkata ingin mengajak Sae Byuk makan, tapi justru tidak datang.



Sae Byuk kaget dan berkata sudah membatalkannya, ia sudah berpesan pada Yu Ri. Ny. Seo merasa Sae Byuk bohong dan karena Yu Ri tidak disini, maka Yu Ri yang disalahkan.

Ia minta Sae Byuk tinggal saja di rumah keluarga Kim. Ny. Seo mengajak Ho Se pulang.



Ho Se menolak, kalau ibu tidak ingin Sae Byuk tinggal di rumah, tapi aku tidak bisa hidup tanpa Sae Byuk. Baik, hanya ada satu solusi, kami akan pindah!

Ny. Seo : Baik, lakukan sesukamu.



Lalu pergi. Dae Jin minta Ho se dan Sae Byuk pulang lalu minta maaf ke ibunya. Ayo sana. Keduanya pamit pulang. Keluarga Kim hanya bisa menghela nafas.



Ny. Seo sampai rumah dan marah2. Ho Se, Sae Byuk menyusul di belakangnya.

Sae Byuk : Eomeoni, maafkan kami, jangan marah lagi.

Yu Ri turun dan tanya ke Sae Byuk, kau membuat marah ibu lagi.



Ho se jadi marah ke Yu Ri, berapa kali kubilang, panggil dia kakak ipar.



Ho se tanya ke Yu Ri apa tadi Sae Byuk menitipkan pesan. Yu Ri kaget, ah aku lupa. Ibu maafkan aku.

Ho se memperingatkan Yu Ri jangan melukai Sae Byuk lagi. Ny. Seo tahu ini bukan salah Sae Byuk, tapi tetap menyalahkan Ho se yang sudah gila kalau bersama Sae Byuk.



Ny. Seo berkata kalau sebelum bersama Sae Byuk, Ho Se tidak pernah kurang ajar seperti ini sebelumnya.

Ho Se dan Sae Byuk ke atas, Sae Byuk tanya apa mereka akan benar2 pindah. Sae Byuk menyesal, seharusnya ia tidak perlu ke RS.



Nenek menghela nafas, sulit jika memiliki putri yang menikah. Semua akan lebih baik jika mereka (SB+HS) punya bayi. Lalu ia membicarakan kehamilan Yeon shil dan tampak senang.



Yeong Suk membenarkan, Dae Gu juga berubah. Tae Poong masuk dan heran melihat obat herbal di meja, ini punya Hong Yeon Sil. Nenek dan Yeong Suk kaget, berarti tertukar dengan milik Tae Young.



Yeon Shil mendengarkan permainan musik Dae Gu. Dae Gu memberikan obat herbal untuk Yeon Shil tapi justru membuat Yeon Shil pusing dengan baunya.

Nenek dan Tae Poong datang, mereka mencegah Yeon shil minum obat herbal itu.



Paginya, Ny. Seo mengacuhkan Sae Byuk. Presdir Kang minta tolong Sae Byuk bicara dengan Mi Ok tentang kontrak dengan Aqua.

Ny. Seo berkata ingin mengundang istri CEO Aqua ke rumah mereka lagi.



Tuan Kang ingin memasukkan nama Sae Byuk dalam KK mereka. Ho Se berkata ia memang belum melakukannya. Yu Ri berkata mereka harus melihat apa orang itu pantas atau tidak untuk masuk KK mereka.

Ayah Yu Ri marah dan tidak suka dengan perkataan Yu Ri. Ia minta Ho Se segera mendaftarkan pernikahan mereka hari ini.



Sae Byuk berkata ke ibu mertuanya kalau ia akan pulang cepat dan membantu menyiapkan pesta. Ia juga akan membawa ikan kukus dari Yeong Suk.

Ny. Seo tanya soal surat nikah dan Ho Se berkata mereka akan mengurusnya hari ini, mereka sibuk jadi tidak bisa segera mendaftarkan pernikahan itu.



Ny. Seo meminta dokumen-nya dan berkata akan membantu mengurusnya. Ho se+Sae Byuk jelas senang, tapi Ny. Seo ternyata menahan dokumen mereka, dan akan mendaftarkan Sae Byuk sampai Sae Byuk bisa membuktikan kalau dirinya adalah menantu yang sesuai dengan standar Seo Min Jung.



Sae Byuk telp Yeong Suk dan minta tolong dibuatkan ikan kukus lagi. Yeong Suk tentu saja dengan senang hati membuatnya.

Nenek heran kemana So Young akhir2 ini dan ia pikir So Young marah karena tidak juga hamil. Mereka memutuskan membuatkan makanan khusus dan pergi ke rumah Ny. Lee.



Sae Byuk mencoba telp Mi Ok tapi tidak diangkat.



Jo Sang Ki berusaha membujuk Ny. Lee dan Yun Hui untuk mendukungnya kembali dengan So Young. Ia ingin tinggal bersama mereka dan ingin memberikan nama keluarga-nya untuk Yun Hui.

So Young keluar kamar dan marah2. ia teriak dan memukuli Sang Ki.



Ny. Lee berkata kalau dia sudah punya menantu yang hebat. Tae Young jauh lebih baik dari Sang Ki, karena ia seorang Profesor.

Jo Sang Ki ketawa, kalian tidak tahu yang sebenarnya.



Lalu ada bel. Mereka mendorong Sang Ki dan Yun Hui ke dalam kamar. Nenek dan Yeong Suk datang membawakan makanan khusus untuk So young.

So young senang sekali, ah ini enak sekali.

Sang Ki sakit perut dan Yun Hui minta ia menahannya. Sang Ki tidak sanggup.



Yun Hui keluar kamar, membuat ibu serta neneknya hampir jantungan. Lalu ia berbisik ke neneknya.

Ny. Lee mengajak besannya ke dapur, ayo kita kesana, makan sambil minum teh.

Saat semua ke dapur, Sang Ki buru2 keluar dan lari ke kamar mandi.



Nenek melihat Sang Ki, ia ingat pria itu adalah 'keponakan' Ny. Lee, tapi ia komen seharusnya Sang Ki mengenakan baju yang pantas. Karena memang Sang Ki cuma pakai kaus singlet saja.

So Young berkata mereka keluarga, jadi tidak masalah.



Nenek, Yeong Suk dan So Young pulang. Tae Young menyambut mereka.

Nenek berkata kalau sepupu So Young sepertinya pria yang baik dan kenapa ia selalu merangkul So Young.

Tae Young tahu siapa maksud Neneknya, dan menyindir istrinya, kalau mereka benar2 dekat.



So Young dan Tae Young masuk ke dalam kamar dan bertengkar tentang Jo Sang Ki, apa So Young menyukai Sang Ki di dekatnya dan apa karena itu maka So Young sekarang sering di rumah ibunya.

Tae Young jalan keluar kamar.



Keluarga Kim sekarang cemas, kemana Jeong Mi Ok. Mengapa dia tidak muncul saat tes DNA.



Yeong Suk membawa makanan ke rumah Ny. Seo dan Ny. Seo ingin membayarnya. Yeong Suk menolaknya. Lalu telp berdering, ternyata pembantu Ny. Seo tidak bisa datang tepat waktu.

Ny. Seo kesal dan Yeong Suk menawarkan diri untuk membantu sampai pembantunya datang.



Salah seorang tamu Ny. Seo mengenali Yeong suk sebagai mantan pembantu di rumah Kang. Ny. Seo merasa malu dan ia minta maaf pada Yeong Suk di dapur.

Sae Byuk telp ibunya dan Yeong Suk menjelaskan kalau ia ada di rumah Ny. Seo.



Sae Byuk memilih melupakan beberapa dokumen dan pulang.

Teman2 Ny. Seo menikmati teh. Yeong Suk melayani mereka.

Salah seorang Ny. ingin kopi. Sae Byuk jalan masuk dan melihat Ny. Seo bersama teman2nya, lalu ibunya keluar dari dapur mengenakan celemek.



YMD [140], [141], [142], [143], [144], [145], [146], [147], [148], [149], [150], [151-152]

Thursday, September 1, 2011

You Are My Destiny episode 151-152

Episode 151



Sang Ki mengatakan tentang Mi Ok pada Sae Byuk, karena ia pikir Sae Byuk sudah mengetahuinya. Kalau Mi Ok sudah membuang Sae Byuk dan menikah lagi, lalu jadi pelukis terkenal.

Sae Byuk syok mendengar ini dan langsung lari.



Sekarang Sang Ki bingung, ia jadi takut kalau Mi ok nanti tidak membayarnya karena sudah membuka rahasia. Sae Byuk tidak bisa percaya kalau Mi Ok adalah ibunya, ini tidak benar.



Keluarga Kim dan staf Lohas sedang makan2. Dae Jin berkata kalau hari ini adalah ulang tahun Sae Byuk dan mereka sudah menyiapkan kue. Sae Byuk belum datang.



Ho Se telp istrinya. Sae Byuk sebenarnya ada di luar rumah dan tanya apa Mi Ok juga ada. Ho Se berkata ada.

Sae Byuk tidak ingin bertemu Mi Ok dan pergi.



Sae Byuk pulang ke rumah keluarga Kang. Kena marah oleh Ny. Seo karena muncul di TV tanpa ijin darinya. Ibu mertua akan meninjau kembali jadwal Sae Byuk.

Sae Byuk minta ijin istirahat karena tidak enak badan, ibu mertua tidak percaya karena di TV kelihatan baik2 saja.



Sae Byuk tidak bohong dan langsung naik ke kamarnya. Sae Byuk melihat sepatu waktu ia usia 4th dan membuangnya ke tong sampah.

Ny. Seo masuk dan marah lagi ke Sae Byuk.



Keduanya sekarang belajar merangkai bunga dan Sae Byuk tidak konsentrasi.

Sae Byuk tiba-tiba ingin mengakhiri pelajaran dan berkata harus ke rumah ibunya. Ny. Seo sepertinya akan pingsan.



Sae Byuk tiba di rumah dan mereka mengejutkan Sae Byuk dengan kue tart. Selamat Ulang Tahun.

Sae Byuk tanya apa Mi Ok ingin mengatakan sesuatu padanya. Sae Byuk minta rekan2nya pulang dulu.



Sae Byuk tanya apa Mi Ok benar2 ibu kandungnya, ia dengar dari seseorang hari ini.

Sae Byuk : Bagaimana kau bisa berbohong padaku, bagaimana kau bisa melakukan ini padaku?



Mi Ok minta maaf. Sae Byuk marah, apa kalian semua sudah tahu? Apa kalian semua juga membohongiku?



Sae Byuk minta Mi Ok tidak menyentuh atau memanggil namanya lagi. Ia minta orang tuanya mengusir Mi Ok dan tidak akan datang ke rumah ini lagi sampai Mi Ok pergi.



Sae Byuk pergi dan Mi Ok mengejarnya. Yeong suk marah. Semua keluarga Kim kaget karena Sae Byuk tidak pernah seperti ini.



Mi Ok mengejar putrinya, ia benar2 menyesalinya setiap hari. Mi Ok sampai berlutut di tanah untuk memohon pada Sae Byuk.

Sae Byuk semakin marah dan berkata hanya punya satu ibu saja dan Mi Ok bukan ibunya. Sae Byuk lari dan Ho Se mengejarnya.



Ny. Seo marah karena Sae Byuk tidak mendengarnya dsb. Lalu Sae Byuk pulang. Ny. Seo marah2 lagi. Ho se masuk dan mencoba menghentikan ibunya, tapi mana didengar.

Ho Se yang tahu kondisi Sae Byuk hari itu tidak tahan dan teriak ke ibunya untuk berhenti.



Ny. Seo semakin marah karena putranya berani melawannya. Tuan Kang keluar dan memarahi Ho se, lalu berkata kalau Sae Byuk salah karena lari begitu saja dari ibu mertuanya.

Ho se berkata mereka punya alasan, lalu mengajak istrinya ke atas.



Sae Byuk marah pada Ho Se karena berbohong padanya tentang Mi Ok. Ho se berkata ia melakukan ini karena ia takut Sae Byuk terluka.

Sae Byuk akan melupakan semuanya besok pagi dan ia menangis. Ho se memeluknya.



Keluarga Kim terpukul dan hanya duduk saja. Mi Ok makan sendirian, ia menahan tangis, setiap tahun ia memasak untuk ulang tahun Sae Byuk seperti ini.

Mi Ok berkata tidak akan pernah bisa merayakan ulang tahun Sae Byuk bersama lagi. Mi Ok merasa ia pantas mendapatkan ini karena membuang Sae Byuk.



Dae Jin berkata Sae Byuk pasti akan memaafkan Mi Ok pada waktunya. Mi Ok ingin melakukan segalanya bagi Sae Byuk, untuk membuat putrinya bahagia.

Yeong Suk minta Mi Ok berdiam diri saja dulu. Tapi Mi Ok berkata ia tidak punya waktu lagi.



Yeon Shil mulai senam dan bicara dengan bayinya. Dae Gu memberikan hadiah untuk istrinya. Dae Gu bermanis-manis pada Yeon Shil seperti mencuci kakinya dll. Keduanya sebenarnya senang karena bayi itu.



Sae Byuk membuatkan sarapan untuk Ny. Seo dan minta maaf atas kejadian kemarin malam. Sae Byuk tahu ibu mertuanya benci padanya tapi bagi Sae Byuk, Ny. Seo benar2 sangat penting.

Sae Byuk berkata ia ingin Ny. Seo menyayanginya dan Sae Byuk ingin mengenal ibu mertuanya lebih baik lagi.



Ny. Seo tidak percaya ini, kau melarikan diri dariku kemarin, kau tidak bisa bersikap seperti ini sekarang.

Ny. Seo menolak makanan Sae Byuk dan mengusirnya. Sae Byuk keluar dan meninggalkan makanan-nya. Ny. Seo ngomel lagi.



Yeon Shil membaca koran dan membuat suaminya heran. Lalu ia melihat berita perumahan baru, membuatnya ingat tentang akte rumahnya.



Yeon Shil pergi ke rumah kakak iparnya, tapi tidak ada orang. Jadi ia masuk dan mencari akte rumah itu sendiri.



Nenek jalan masuk ke rumah dan mendengar teriakan. Yeon Shil teriak karena senang menemukan surat akte rumah. Nenek lari dengan wajan dan menemukan menantunya.

Nenek kesal sekali dengan tingkah Yeon shil, jadi kau menyesal memberikan rumah ini pada kami dan mencoba mencurinya kembali.



Yeon Shil berkata ia bukan pencuri dan sudah banyak yang ia lakukan untuk keluarga ini. Nenek marah ke Yeon Shil.

Yeong Suk datang dan tanya ada apa. Nenek dengan cerdik berkata kalau Yeon Shil akan meresmikan akte itu. Yeong Suk berkata mereka tidak bisa menerimanya.

Nenek berkata kalau begitu, dikasih nama Nenek saja. Karena Yeon shil ingin memberikan rumah ini untuk mereka.



Jo Sang Ki telp Yun Hui dan minta anaknya membawakan lensa kamera yang ia tinggal di rumah. Yun Hui menolaknya, tapi Sang Ki terus saja berkata ia memerlukan lensanya.

Baterai ponsel Sang Ki mati dan Sang Ki tidak bisa bicara lagi. Yun Hui menemukan lensa kamera itu.



Jo Sang Ki mengambil foto orang yang selingkuh lewat jendela mereka. Yun Hui muncul dan melihat apa yang dilakukan Sang Ki. Yun Hui teriak ke Sang Ki dan orang yang difoto jadi tahu dan mengejar keduanya.



Yun Hui dan Sang Ki lari, lalu jatuh ke atas buah-buahan yang dijual. Jo Sang Ki lari meninggalkan Yun Hui. Yun hui kena marah oleh pemilik toko.



Ny. Lee sibuk memenuhi pesanan pelanggan karena iklan itu. Nenek berkata mereka perlu tenaga lagi.

Tae Young datang mencari Yun Hui karena Yun Hui tidak datang menemuinya. Yun Hui juga tidak mengangkat telpnya.

Ny. Lee dapat telp lagi, ternyata dari polisi. Yun Hui kena masalah.



Soo Bin mempelajari hasil iklan home-shopping kemarin, tidak sebagus yang mereka perkirakan, tapi Sae Byuk tetap optimis, mereka pasti bisa melakukannya.



Sae Byuk ada di kantor Ho Se dan Mi Ok datang. Mi Ok mencemaskan Sae Byuk karena tampak pucat. Sae Byuk marah pada Mi Ok karena bersikap seolah-olah tidak ada apa-apa.

Mi Ok ingin memberikan semuanya untuk Sae Byuk karena dia adalah ibunya.

Sae Byuk tidak menerima kalau Mi Ok adalah ibunya dan ingin test DNA.



Episode 152



Sae Byuk tidak percaya Mi Ok begitu saja, ia ingin test DNA. Mi Ok tanya, jika setelah test dan terbukti kau adalah putriku, apa kau akan menerimaku?

Sae Byuk akan mempertimbangkannya. Yang penting tes dulu besok pagi.



Mi Ok mengatakan pada Dae Jin kalau Sae Byuk ingin test DNA. Dia menolakku sebagai ibunya dan ingin bukti. Bagaimana ia bisa melakukan itu pada ibunya? Apa yang harus kulakukan?

Mi Ok mondar mandir di kamarnya, bagaimana ini, kalau aku tidak pergi, Soo Jin tidak percaya. Tapi kalau aku pergi maka akan terlihat...



Mi Ok langsung telp RS untuk mencari tahu, seberapa akurat hasil test DNA dan pemeriksaan apalagi yang diperlukan untuk mendapatkan hasil.



Pak Kim lapor pada Ny. Seo kalau Jeong Mi Ok menikah dua kali. Suami keduanya seorang bankir kaya dan Mi Ok adalah pelukis terkenal. Punya dua anak laki.

Ny. Seo ingin tahu tentang suami pertama Mi Ok, apa ada anak dari pernikahan itu dan apa yang terjadi saat ia tinggal di Korea.



Jo Sang Ki pergi ke kantor polisi untuk membantu Yun Hui. So Young dan Tae Young datang juga.



Setiba di rumah, So Young memaki Sang Ki dan Yun Hui mendengarnya di kamar. Yun hui tidak tahan dan teriak agar ibunya berhenti.

Yun Hui membela ayahnya. Tapi yang membuat So Young kaget adalah Yun Hui memanggil Sang Ki dengan sebutan Ayah. So Young marah.



Presdir Kang mengundang CEO Park untuk makan malam di rumahnya besok. CEO Park ingin Tuan Kang memakai karya seni Mi Ok di furniture dpur Lohas. Park juga ingin Mi Ok diundang ke makan malam itu.



Tuan Kang mengatakan ke istrinya kalau dia mengundang CEO Park dan istrinya untuk makan malam di rumah mereka, juga Jeong Mi Ok.

Ny. Seo tersambar halilintar : Apa?

Tuan Kang berkata Mi Ok sudah banyak berjasa bagi Lohas. Ny. Seo tidak percaya dan berkata kalau suaminya sudah banyak berubah. (tidak patuh lagi ya ..)



Sae Byuk pulang dan ibu mertuanya mengkritik cara berbusana-nya. Ny. Seo tidak suka dengan mantel tebal dan murahan milik Sae Byuk. Sae Byuk berkata kalau mantel ini membuatnya hangat karena ia harus banyak di luar ruangan.

Ny. Seo tetap ingin Sae Byuk mengenakan baju yang pantas menurut seleranya.



Dae Jin mengatakan tentang rencana test DNA itu pada Yeong Suk.

Sae Byuk telp Mi Ok untuk menunda rencana test DNA karena ada pesta makan malam di rumah Kang.

Presdir Kang telp Mi Ok untuk mengundangnya makan malam di rumah mereka.



Nenek menemui Yeon Shil dan mengajak ke kantor catatan sipil. Tapi sampai di kantor, Yeon Shil tidak bisa mencatatkan rumah itu atas nama Nenek ataupun Dae Jin. Yeon Shil tidak bisa memberikan rumah itu pada mereka.

Yeon Shil merebut akte itu dan melarikan diri. Scene mereka benar2 lucu.



Keduanya pulang ke rumah Dae Gu, tepatnya Yeon Shil lari pulang dan Nenek mengejarnya. Nenek marah pada menantunya, kalau Yeon Shil adalah orang yang mengerikan. Keduanya mulai bertengkar.



Dae Gu membela istrinya, ia minta ibunya hati-hati karena Yeon Shil sedang mengandung. Nenek kaget tapi gembira karena akan punya cucu lagi.



Sae Byuk dan Soo Bin melakukan survey. Mereka ada di jalan. Sae Byuk mengikuti saran ibu mertuanya dan mengenakan mantel yang tipis. Sae Byuk kedinginan dan batuk-batuk.

Soo Bin kasihan dan minta Sae Byuk membeli mantel yang tebal.



Keduanya kembali ke kantor dan bertemu Ny. Seo. Ny. Seo langsung marah dengan baju Sae Byuk.



Soo Bin masuk ke kantor Ho Se. Ho Se tanya tentang survey. Soo bin berkata surveynya berjalan baik, tapi Sae Byuk sepertinya akan kena marah lagi karena kesalahanku.



Soo Bin menceritakan apa yang terjadi dan Ho Se mengerti, ia menghela nafas, aku akan mengurusnya.



Ny. Seo pulang bersama Sae Byuk. Ia marah, kau sepertinya tidak pernah mengikuti apa kata orang tua. Bla..bla

Sae Byuk minta maaf dan berkata kalau Tuan Park serta istrinya akan datang, mau masak apa.



Ny. Seo tidak percaya, kau tidak sadar kalau aku sedang marah?

Sae Byuk batuk2 dan Ny. Seo kesal, minum obat dan jangan tunjukkan kalau kau sakit nanti. Tunjukkan senyuman dan wajah gembira. Lalu masak ikan karena kudengar mereka suka ikan.



Selain itu, Sae Byuk juga harus menyapu daun diluar dan mencuci semua selimut.



Sae Byuk telp ibunya dan tanya bagaimana membuat ikan kukus karena akan ada tamu. Yeong Suk sedang membuatnya dan akan membawanya ke Sae Byuk.





Yeong Suk datang membawa masakan dan melihat Sae Byuk tampak lebih kurus.



Sae Byuk menginjak-injak selimut itu diluar, padahal udaranya dingin sekali. Kasihan memang.



Nenek berkata ke Yeong Suk dan lainnya kalau Yeon Shil mengandung lagi. Mereka kaget.



CEO Park, istri, dan Jeong Mi Ok tiba di kediaman Kang. Mereka basa basi sebentar.

Mi Ok heran kenapa Sae Byuk terlihat pucat dan mengerjakan semuanya.



Sae Byuk diluar, mengurus selimut di tengah udara dingin. Ho Se pulang dan kaget melihatnya, ia jadi marah karena ibunya memperlakukan Sae Byuk seperti ini.



Ho se menarik Sae Byuk masuk dan melihat ibunya keluar dari dapur. Ho se tidak tahu kalau ada tamu dan teriak ke ibunya. Kenapa kau bisa menyuruh Sae Byuk mencuci selimut diluar di tengah udara dingin? Kau tidak bisa memperlakukannya seperti ini!



Ny. Seo kaget dan melihat ke arah dapur, lalu ke mereka, kalian sudah keterlaluan!



Notes :

Cerita Sae Byuk dan Mami mertuanya ini benar2 membosankan. Kenapa juga Sae Byuk harus menikah dengan Ho Se, apa Ho Se ini cukup berharga dibanding dengan harga dirinya sendiri? Dasar Korea.

Cerita ini menyesatkan sekali, tidak seharusnya Sae Byuk menikah dengan Ho se, dia kan sudah kerja, punya karir juga. Kalo tidak kerja di Lohas memang tidak ada kantor lain. Astaga.



Aku tidak tahan, karena aku percaya semua punya hak untuk memilih dan tinggal di keluarga Kang bagiku jelas bukan pilihan bagus, meskipun kaya.

Anak perempuan tidak dilahirkan orang tuanya untuk dimaki-maki seperti itu. Meskipun anak itu dibuang atau yatim piatu.



Ny. Seo memang akan berubah nanti. Tapi kalo tdk berubah, apa harus menyia-nyiakan hidup dengan dimaki-maki terus seperti itu? Bertahan dan bersabar melalui siksaan mertua. Kalau bisa tidak menderita kenapa harus memilih menderita, ampun deh.



Ok, aku akan selesaikan serial ini demi Tae Poong!!



YMD [140], [141], [142], [143], [144], [145], [146], [147], [148], [149], [150]

You Are My Destiny episode 150

Sae Byuk ingin tahu apa maksud Ho Se. Ho Se belum sempat menjelaskan saat Soo Bin masuk ke dalam.

Soo Bin tanya apa Ho Se kenal dengan wanita yang disebut Jeong Hwabaek (seniman Jeong), ia sedang ribut dengan Ny. Seo.



Sae Byuk kaget dan langsung lari keluar. Ho se menyusulnya. Soo Bin heran, kenapa mereka?



Ny. Seo masih marah, ia ingin Mi Ok mengambil kembali lukisannya. Kau menggunakan menantuku untuk mendekati kami dan menggunakan bisnis untuk mendekati suamiku, sebagai Ny. Lohas, aku ingin kau tidak mengganggu kami lagi.



Mi Ok : Bagaimana bisa kau salah menilai ketulusanku? Kebusukanmu jelas terlihat dari cara bicaramu, sikap yang tidak baik, kau adalah cangkang kosong yang dibalut baju mahal. Jelas terlihat siksaan dan penghinaan yang diderita Sae Byuk dari keluargamu.

Oh, ya ampun. Ini sangat mengesalkan dan benar2 membuatku cemas.



Ny. Seo syok dengan perkataan Mi Ok yang setajam pedang, ia memegang kepalanya. Sae Byuk dan Ho Se lari masuk. Ibu!



Sae Byuk menolong Ny. Seo, yang ditepis dengan kasar. Sae Byuk marah ke Mi Ok, Nyonya apa yang kau lakukan pada ibu mertuaku? Aku tidak minta apapun, tinggalkan aku dan keluargaku.

Ho se melarang Sae Byuk bicara lagi.



Mi Ok memanggil Sae Byuk dengan nama Soo Jin, tapi Sae Byuk menolaknya. Soo jin adalah gadis yang dibuang di pantai saat usia 4th, namanya tidak ada artinya buatku. Tolong pergi dan jangan kasar pada ibuku lagi.

Ho se segera membawa Mi Ok keluar. Sae Byuk minta maaf ke ibu mertuanya. Presdir Kang masuk dan kaget dengan kondisi istrinya.



Ny. Seo berdiri dan teriak ke suaminya, ini semua karena kau! Apa Lohas akan hancur tanpa wanita itu? Apa dia begitu hebat sampai kau mengijinkannya seperti itu?

Presdir minta istrinya tenang dulu dan menyuruh Sae Byuk mengantar ibunya pulang.



Ho Se mengantar Mi Ok dan tanya apa benar Mi Ok adalah ibu kandung Sae Byuk. Mi Ok terkejut, dari mana Ho se mendengar itu.

Ho se berkata ia dengar perkataan Tae Poong. Ho Se minta Mi Ok segera terus terang ke Sae Byuk.



Mi Ok : Tidak, aku akan pergi. Putriku berkata ia tidak ingin tahu apapun tentang ibunya dan memohon agar aku pergi. Tidak ada alasan bagiku untuk tinggal. Jika aku pergi, semua masalah akan beres. Aku mohon padamu, rahasiakan ini dari Sae Byuk.



Mi Ok memegang tangan Ho se, mohon jaga Soo Jin-ku. Mi Ok jalan pergi dan hampir jatuh lagi. Ho se menolong Mi Ok sampai mobil.



Ny. Seo pulang dan Sae Byuk memberikan air minum. Ny. Seo marah2 ke Sae Byuk, ini semua karena kami mengambilmu sebagai menantu. Bla..bla..

Sae Byuk minta maaf dan janji tidak akan membiarkan ini terjadi lagi. Ho se datang membela istrinya.



Sae Byuk mengeluh ke Ho Se, ia tidak ingin membenci orang, tapi Nyonya itu benar2 membuatku tidak suka. Kenapa dia tidak pulang saja ke Amerika.

Ho Se melarang Sae Byuk marah ke Mi Ok, lalu Sae Byuk tanya kenapa Ho Se tanya soal ibu kandungnya tadi.



Sae Byuk tidak mengerti, Ho Se jika kau tahu sesuatu, katakan padaku. Ho Se tidak memperpanjang lagi dan akan bersiap ke kantor.

Setelah sendirian, Sae Byuk jadi ingat pertanyaan yang sama juga ditanyakan Tae Poong dan Jo Sang Ki juga mengatakan hal aneh.



Ia ingat saat Mi Ok berkata kalau ia merindukan Sae Byuk. Sae Byuk merasa aneh, apa mungkin...

Sae Byuk kaget, apa wanita itu? lalu ia menggeleng, tidak mungkin. Tidak.



Jo Sang Ki membersihkan debu dan minta uang ke Ny. Lee. Ny. Lee kesal sekali, siapa yang menyuruhmu membersihkan rumah, pria macam apa yang tidak bisa mendapatkan 30 ribu won.

Ny. Lee memberikan uang sambil marah, lalu pergi.



Yun Hui keluar kamar dan Sang Ki menunjukkan uangnya, mau kutraktir babi asam manis? Yun Hui tidak menggubris dan jalan terus.



Sang Ki mengejar Yun Hui dan mengajaknya jalan2. Yun Hui marah mendengar Sang Ki menyebut dirinya ayah.

Ayah? Ya, ada kalanya aku ingin bertemu ayahku. Seperti temanku yang lain, aku ingin mendapatkan boneka dari ayahku sebagai hadiah ulang tahun.



Yun Hui jalan pergi dan Sang Ki mengejarnya. Ia mengambil tas Yun Hui dan berkata kalau mau tasnya, harus ikut dia. Yun Hui kesal dan mengejar Sang Ki.



Sang Ki ada di mesin boneka, ia berusaha mendapatkan satu. Yun Hui datang dengan marah. Tapi akhirnya memberi petunjuk untuk mendapatkan boneka. Ke kanan..kanan.

Sang Ki berhasil mendapatkan boneka, ia memberikannya ke Yun Hui. Yun Hui tampak tersentuh. Lalu Sang Ki mencari boneka lagi.



Mereka tidak menyadari dua preman yang jalan mendekat. Yah! Dr. Jo! Mereka menagih hutang.

Jo Sang Ki berkelahi dengan mereka dan menarik Yun Hui lari.

Sae Byuk berusaha telp Sang Ki tapi tidak diangkat, ia hanya meninggalkan voice message saja.



Yun Hui terjatuh dan tangannya luka. Sang Ki meniup luka Yun hui. Yun Hui melepaskan tangannya dan pergi.



Dong Soo masuk kantor dan panik karena orang2 yang akan dipecat akan segera diumumkan. Pak Jang juga ketakutan, karena namanya ada dalam daftar.

Semua menghibur Jang, kita harus sukses dalam iklan home shopping ini, maka tidak akan ada yang dipecat.



Ny. Lee, SO Young dan Tae Young gelisah menunggu Yun Hui. Lalu Yun hui pulang bersama Jo Sang Ki.

So young kaget, kenapa kalian datang bersama. Tae Young melihat tangan Yun Hui diperban dan tanya kenapa itu.



Yun Hui berusaha membela ayahnya dan berkata tidak apa-apa. Tae young langsung marah ke Jo Sang Ki.

Sang Ki membela dirinya, apa seorang ayah akan membahayakan anaknya sendiri? Yun Hui kami? sejak kapan ia jadi Yun Hui-mu?



Yun Hui meminta mereka berhenti, ini salahnya. Tae Young berkata kalau Yun Hui adalah putrinya sekarang, mulai sekarang jangan ajak dia keluar.

Tae Young minta agar Yun Hui mengatakan pada mereka kalau mau pergi dengan Sang Ki, agar mereka tidak cemas.



Dae Gu melarang Yeon Sil beres2 dan ia menunjukkan foto Soo bin ketika kecil, ia bangga sekali dengan Soo Bin. Anak mereka yang kedua juga pasti tampan sekali.

Yeon Sil tidak tertarik, kata siapa aku akan punya anak. Dae Gu berusaha mencium Yeon Shil, Yeon Shil teriak2, hentikan, menjijikan.



Lalu mereka melihat foto Dae Gu muda dengan saxophone. Yeon Sil mengaku kalau saat melihat Dae Gu memainkan saxophone itu ia jadi tertarik. Dae Gu jadi mendapat ide.



Mi Ok ingin kembali ke Amerika, karena ia sudah bersalah dan berdosa pada putrinya. Sekarang Sae Byuk diberkati keluarga angkat yang baik.

Keluarga Kim mendesak Mi Ok mengatakan yang sebenarnya pada Sae Byuk. Mi Ok takut, biarkan dia bahagia dengan hidupnya.



Mi Ok : Tapi sebelum aku pergi, aku ingin memberikan pesta ulang tahun untuknya. Sebenarnya besok tgl. 3 Des adalah ulang tahun Soo Jin-ku.

Semua kaget, besok ulang tahun Sae Byuk?



Mi Ok mengajak Yeong Suk belanja. Mi Ok memasukkan banyak nori dan ikan ke kereta belanja mereka.



Mi Ok senang sekali saat tahu kalau Sae Byuk, bahkan Yeong Suk juga suka ikan makarel seperti dirinya. Mi Ok sampai lompat2 senang.



Sebaliknya, Ny. Seo dan Tuan Kang perang dingin. Keduanya mengambil makanan yang sama dengan sumpit dan Ny. Seo minta Sae Byuk mengambilkan sumpit yang lain untuknya.

Ny. Seo marah2 dengan masakan Sae Byuk, beraninya kau masak makanan yang sama seperti di keluargamu.



Tuan Kang membela menantunya. Begitu seterusnya. Ny. Seo menyuruh Sae Byuk, Tuan Kang mencegah Sae Byuk melakukannya. Bosen deh..



Setelah itu Ny. Seo minta Pak Kim memeriksa Jeong Mi Ok, selidiki siapa dia sebenarnya dan apa tujuannya ke Korea. Semuanya, lengkap.



Paginya, keluarga Kim bersiap pergi ke stasiun TV untuk syuting iklan. Nenek gembira sekali, aku pasti hidup terlalu lama sampai bisa masuk studio TV.



Yeong Suk memberi semangat Nenek, ibu kau akan melakukan dengan baik. Lalu Tae Young mengulurkan tangan, ayo kita tos, semangat!



Syuting Iklan Home-shopping mulai.

Nenek dan yang lain duduk dengan tegang. Soo Bin, Ho Se, Pak Jang tampak semangat.



Syuting mulai, Sae Byuk dan seorang presenter mulai membuka iklan. Sae Byuk mengenalkan keunggulan design-nya. Dong Su dan Sun Jung berperan sebagai pasangan pengantin, keduanya cocok sekali hahaha..



Mi Ok, Dae Jin dan Yeong Suk kagum pada Sae Byuk. Mi ok melihat uban di rambut Dae Jin dan berkata, oppa, cat rambutmu, kau akan terlihat masih berusia 40 th.

Yeong suk melirik saja. Mi Ok ini memang hahaha..



Sekarang giliran toko makanan seserahan untuk pengantin.

Tapi Ny. Lee hanya bisa berkata, ya..ya lalu diam saja karena demam panggung haha..



Nenek yang tadinya duduk saja di bawah, tidak sabar : Katakan sesuatu..katakan..

Nenek langsung berdiri dan naik ke panggung, melempar sepatunya dan duduk di samping Ny. Lee. So Young sudah mau pingsan karena panik.

Semua menahan nafas tegang.



Nenek langsung mengambil alih keadaan, apa kabar, saya Son Pung Geum dari Sangdeul Bada. Lalu mulai promosi.

Ny. Lee akhirnya bisa bicara dan mengenalkan semua produknya.



Nenek tanya lalu apa hubungannya furniture Lohas dengan produk Sangdeul Bada.

Ny. Lee : Aku tidak tahu.

Nenek : Bagaimana kau bisa mengatakan tidak tahu?



Semua kaget, lalu Nenek menjelaskan, kalau ada pasangan yang membeli furniture Lohas, perusahaan Sangdeul Bada akan memberikan diskon untuk hadiah makanan untuk seserahan pernikahan.



Ny. Lee : Ya aku mengerti ini saat putriku menikah, Semua ibu yang melihat di TV, dengan kondisi ekonomi seperti ini, kami mencoba untuk menghemat segalanya. Disini ada furniture dari Lohas dan hadiah pernikahan dengan diskon besar.

Ini adalah pernikahan terbaik antara harga dan produk.



Nenek : Benar, untuk pasangan pengantin baru akan ada bonus mengejutkan.

Ny. Lee : Iya silahkan telp nomor di depan anda.



Iklan sukses. semua tegang menanti pesanan, ada sekitar 200-an produk diluncurkan dan angka di counter menunjukkan jumlah yang semakin berkurang dan...0! Habis! produk mereka terjual habis.

Semua sorak-sorai.



Presdir Kang dan Yu Ri bahkan tos, sukses! Ny. Seo saja yang protes karena Sae Byuk ikut muncul di iklan, lihat dia, siapa dia. Dia tidak berpikir menantu siapa dia, membiarkan wajahnya terlihat di TV.



Sang Ki melihat iklan mobil di majalah dan heran kenapa Mi Ok tidak memberinya uang. Sang Ki melihat ada pesan dari Sae Byuk. Tapi ia ingin konfirmasi dulu pada Mi Ok.



Mi Ok sedang sibuk masak sup rumput laut bersama Yeong Suk dan mendengar suara orang, oh itu mereka.

Mi Ok dan Yeong Suk keluar, jadi tidak mendengar telp dari Jo Sang Ki.



Mereka menyambut Nenek, Tae Poong dll. Nenek senang sekali, kalian lihat kan? aku banyak bicara dan penjualannya bagus.

Dae Jin ketawa, ya tentu saja. Ibu hebat sekali.

Tae Poong berkata kalau staf Lohas juga akan datang. Yeong Suk kaget, kenapa kau tidak telp, agar aku bisa siap2.



Sang Ki kesal karena Mi Ok tidak menjawab telp. Ia memutuskan telp Sae Byuk.



Sae Byuk dan tim sedang senang karena sukses dengan iklan mereka. Sae Byuk minta semuanya ke rumah untuk makan2. Lalu ia dapat telp.



Mi Ok dan keluarga Kim sedang menunggu Sae Byuk dkk. Lalu rombongan Lohas datang dipimpin Hose. Yeong Suk langsung tanya dimana Sae Byuk.

Ho Se berkata Sae Byuk keluar sebentar, ia akan segera menyusul.



Sae Byuk menemui Jo Sang Ki. Ia ingin tahu tentang Jeong Mi Ok.



Jo Sang Ki mengira Mi Ok sudah mengatakan pada Sae Byuk, jadi ia berkata : Arrg..wanita ini lucu sekali, minta aku merahasiakan kalau ia adalah ibu kandungmu tapi dia belum membayarku dan lalu mengatakannya sendiri lebih dulu padamu.



Sae Byuk kaget, apa?



YMD [140], [141], [142], [143], [144], [145], [146], [147], [148], [149]