Friday, April 15, 2011

Sinopsis 49 Days Episode 8

Kedua wanita yang tidak seharusnya ada di apartemen Min ho itu saling berpandangan kaget, lalu In Jung tanya mengapa Yi Kyung ada disini.
Jh-Kyung menjawab, ia disini bekerja sebagai pengurus rumah tangga atas permintaan Kang Min Ho.

Jh-Kyung balik tanya kenapa In Jung kesini. In Jung berkata dia disuruh ibu Ji Hyun membawakan masakan untuk Min Ho. Ternyata sup tulang sapi.
Jh-Kyung berkata akan memberikan makanan itu pada Min Ho.

In Jung akan pergi dan Jh-Kyung tanya, bagaimana In Jung tahu kode apartemen Min Ho?
In Jung gelagapan menjawab-nya dan bohong lagi kalau ibu Ji Hyun yang mengatakan pada In Jung.

Setelah In Jung pergi, Jh-Kyung kesal sekali. Gadis mengerikan, bisa2nya berbohong seperti itu. Sekarang aku tidak terkejut lagi dengan kebohonganmu.

In Jung masuk lift dengan gelisah dan Min Ho keluar dari lift lain. Mereka selisih jalan.

Min Ho masuk dan melihat Jh-Kyung menuang sup ke panci. Min Ho heran dan tanya apa ini?
Jh-Kyung kaget sampai menjatuhkan termos sup. Ini sup tulang.

Min Ho tidak punya bahan sup, dari mana ini? Jh-Kyung menjawab Shin In Jung yang membawanya. Min ho kaget. Jh-Kyung menyindir kalau In Jung tahu kode rumah Min Ho.

Ponsel Min Ho bunyi dan Min Ho jalan ke kamarnya. Jh-Kyung mengamati, Min ho membawa dokumen.
Min ho mengangkat telpnya, dari In Jung.

In Jung tidak mengerti kenapa Min Ho mempekerjakan Yi Kyung. Min Ho berkata akan menjelaskan semua sambil makan, ia mengajak In Jung bertemu diluar.

Min Ho minta Jh-Kyung pulang karena dia ingin pergi. Pergi saja dan tinggalkan ini, kita bicara lagi besok.

Jh-Kyung keluar dan menunggu sampai Min Ho pergi. Lalu menyelinap kembali ke apartemen Min Ho.

Jh-Kyung masuk lagi dan mulai mencari dokumen2 itu. Tapi tidak berhasil.

In Jung kesal dan ingin tahu kenapa Min Ho minta Yi Kyung kerja di rumahnya.

Min Ho berkata kalau In Jung tidak boleh pergi ke apartemen-nya sembarangan, itu berbahaya. In Jung cemas kalau Min Ho tidak makan dengan benar karena pertemuan bisnis.
Min Ho merasa itu tidak penting dan tanya apa Yi Kyung membukakan pintu untukmu?

In Jung diam saja dan Min Ho kaget, kau buka pintu sendiri? Apa kau gila? dia dulu kerja di cafe Han Kang. Apa yang akan kita lakukan kalau dia mulai menyebar rumor?

In Jung tidak mau disalahkan, ia cemburu, kenapa Min Ho membawa wanita seperti itu ke apartemen-nya. Bukankah dia kasar padamu?
Min Ho : Dia hanya pekerja paruh waktu, karena Kang memecatnya maka aku mempekerjakan dia. Daripada orang asing, lebih baik orang yang aku kenal.
In Jung merasa ini bukan karakter Min Ho, mengambil orang yang dekat dengan Han Kang dan menempatkan-nya di sisi Min Ho.

Min Ho marah : Dalam 2 tahun ini, saat aku bersama Ji Hyun, apa aku pernah memiliki perasaan padanya? Jawab aku, pernah tidak?
In Jung : Tidak pernah.
Min Ho : Jadi jangan bicarakan ini lagi.
In Jung ingin Yi Kyung segera dipecat tapi Min Ho minta In Jung tidak terlalu sensitif.

Jh-Kyung joging sendirian. Tiba-tiba dia dengar langkah dan juga nafas orang tapi tidak ada wujudnya. Jh-Kyung lari ketakutan.
Ternyata itu Scheduler. Jh-Kyung berseru, ternyata kau! aku ketakutan setengah mati.

Scheduler : Kau ini roh juga, kenapa kau takut dengan jenismu sendiri?
Jh-kyung heran, ada apa? dia tidak merasa memanggil Scheduler. Scheduler sedang patroli untuk memenuhi tanggung jawab 5 tahun-nya, kau sendiri sedang apa?

Jh-Kyung ingin membantu Yi Kyung mendapat badan yang sehat. Setiap hari hanya makan mie, kesehatan Yi Kyung benar2 kacau.
Scheduler : Jadi kau membantunya jadi sehat?
Jh-Kyung mengiyakan, tidak ada orang yang memperhatikan kakak. Lagipula dia sudah membuat Yi Kyung dalam masalah, makanya ia ingin membalas budi baik Yi Kyung. Aku harus makan dengan baik dan menjaga kesehatan-nya.

Scheduler : Kau bahkan tidak punya jaminan bisa kembali ke badan-mu sendiri.
teman2-mu juga sibuk semua, sehingga kau tidak bisa mendapatkan air mata itu. Jh-Kyung membenarkan, mereka tidak tahu betapa gentingnya situasi ini bagiku.

Scheduler : Jadi di waktu luang kau berpikir apa yang harus kulakukan dan memutuskan untuk masuk ke rumah Min Ho dan mendapatkan uang sambil menyelidiki. Membunuh dua ekor burung dengan sebuah batu.

Scheduler nge-rap : Yo! beberapa orang cari masalah sendiri, mau makan ayam dan telurnya juga, mau mendapat uang sambil membersihkan halaman, mau mencabut gigi sambil makan buah pir (hahaha...aku ngga yakin dengan terjemahan-nya yo!)

Keduanya duduk di rumput. Jh-Kyung berkata dia baru sadar betapa lamanya satu hari itu setelah terkurung 4 hari dan sadar betapa berharganya hari-hari yang masih ada.

Scheduler memberi selamat karena Ji Hyun bisa berpikir seperti itu. Jh-Kyung merangkul Scheduler dan berterima kasih karena sudah mencemaskan-nya.

Scheduler juga merangkul Jh-Kyung dan berkata aku mencemaskan diriku sendiri. Kau ini beban terakhirku dalam masa 34 hari ini.
Jh-Kyung mengucapkan selamat tinggal, kita ketemu lagi nanti.
Scheduler ngomel, beraninya dia berpikir kalau aku ini adalah temannya.

Min ho pulang dan mengingat kata2 In Jung, kalau semua ini sama sekali tidak cocok dengan karakter Min Ho. In Jung ingin Yi Kyung segera dipecat.
Min Ho menghela nafas.

In Jung pergi ke cafe Han Kang untuk membeli sesuatu sambil mencari informasi. Jadi Yi Kyung sudah dipecat? kenapa?
Jun Hee si tukang gosip berkata kalau Yi Kyung mencoba menggoda tunangan Ji Hyun dan kepergok oleh Presiden.

In Jung jalan keluar dan berpikir betapa Han Kang sangat menjaga Ji Hyun. Semua ini dilakukannya demi Ji Hyun? Kupikir dia membenci Ji Hyun.

Paman Oh menemui Han Kang yang sedang membaca selembar kertas. Oh berkata kalau Han Kang cemas pergi saja untuk melihat (tempat kerja Yi Kyung).
Han Kang : Kenapa aku harus kesana, aku tidak mau ikut campur.

Paman Oh berkata kenapa ibu Han Kang mengurusnya, orang tanpa ikatan darah. Jika bukan karena ibu Han Kang, maka Paman Oh dan istrinya tidak akan bisa hidup di dunia ini.

Han Kang : Aku tidak menuruni ibu.
Paman Oh : Tapi kau adalah putra ibumu.

Jh-Kyung pulang dan tidur. Roh Ji Hyun keluar, ia mengucapkan terima kasih pada Yi Kyung, kau mungkin akan merasa sakit (karena joging) tapi akan baik2 saja setelah 2 atau 3 hari.

Yi Kyung mulai kerja di cafe. Dokter Noh datang, satu Americano. Aku seperti penguntit ya?
Dokter Noh senang karena Yi Kyung kembali bekerja.

Yi Kyung : Dokter, saat itu, kau sudah melakukan yang terbaik sebagai dokter. Itu bukan salahmu, kau tidak perlu kembali lagi nanti.

Noh berkata ia tahu, saat Yi Kyung datang menemuinya, dia baru saja menikah selama 3 bulan dan disaat paling bahagia dalam hidupku, aku bertemu orang paling tidak beruntung. Karena aku terlalu lelah, aku tertidur saat menyetir dan istriku meninggal di depanku. Tapi aku selamat. Saat itu aku tahu, jika kita tidak mengalaminya maka kita tidak akan pernah tahu seperti apa rasa sakit yang sesungguhnya.

Noh : Jika kau tidak bisa melupakan, maka teruslah merindukannya. Aku melakukannya. Meskipun istriku mungkin membenciku, aku tetap terus merindukannya.
Tangan Yi Kyung melepuh karena uap air panas.

Yi Kyung pulang dan memandangi foto, tinggal 32 hari 4 jam dan 59 menit. Foto anak perempuan dan anak laki.
Sebuah suara terdengar : Aku muak denganmu!
Yi Kyung menjatuhkan foto itu. Ji Hyun membaca tulisan di belakangnya, Song Yi Kyung. Song Yi Soo.
Ji Hyun : Apa dia adik lelaki kakak?

Yi Kyung tidur dan Ji Hyun masuk ke tubuhnya, ia kesakitan, tangan Yi Kyung melepuh.

Jh-Kyung menemui Min Ho dan berkata akan kerja dari jam 11 pagi sampai 3 sore dan gajinya sama dengan di cafe, 4320 Won/jam.
Min Ho berkata jika ia perlu bantuan Yi Kyung, maka Yi Kyung harus lembur.

Jh-Kyung tidak mau lama2 di apartemen, ia juga punya kegiatan lain waktu sore. Min Ho juga hanya butuh orang yang bisa membersihkan rumah.
Min Ho ingin semua bajunya dicuci dengan tangan, handuknya dimasak dengan air panas, menyikat lantai, dapur, membersihkan jendela dan dibawah tempat tidur dll.

Jh-Kyung berpikir kalau Min Ho ingin dia berhenti dengan sendirinya, tapi Jh-Kyung perlu memeriksa dokumen. Jh-Kyung akan bertahan.

Min Ho minta tanda pengenal Jh-Kyung dan ia melihat tangan Yi Kyung yang melepuh saat menerima kartu itu.

In Jung ke RS menemui Presiden Shin dan menyerahkan dokumen untuk ditandatangani. Ayah tanya laporan keuangan sebelumnya untuk penggantian peralatan. Tapi belum dimasukkan ke situ. In Jung membenarkan dan ia pamit pergi.

Sampai pintu, Ibu Ji Hyun berkata kalau kemarin Seo Woo datang dan memanikur Ji Hyun.
In Jung hanya mengiyakan sambil membungkuk lalu pergi. Ibu mengeluh, lihat itu, dia bahkan tidak melihat wajah Ji Hyun dan pergi begitu saja. Pasti terjadi sesuatu pada In Jung. Dia kelihatan kelelahan.

Presiden : Hanya karena dia pergi tanpa melihat Ji Hyun dan kau merasa dia salah.
Ibu merasa In Jung berbeda, semakin dewasa dia semakin tertutup. Dia beda dengan Seo Woo.

Min Ho justru memikirkan tangan Yi Kyung yang melepuh dan pakaian yang belum dicuci.
In Jung tiba dengan taksi dan melihat Min Ho pergi dengan mobil. In Jung segera menelepon Min Ho, oppa, kau dimana?

Min Ho bohong dan berkata kalau dia sedang rapat dan akan menelepon In Jung nanti. In Jung dibohongi mentah2.
In Jung pergi ke kantor Min Ho dan tanya pada sekretaris Min Ho apa Direktur Kang pergi makan siang?

Sekretaris Min ho berkata kalau Direktur tidak enak badan dan membatalkan jadwal sore, lalu pulang ke rumah.
In Jung terperanjat, dia pulang?

In Jung segera ke cafe Heaven dan menemui Han Kang. Han Kang heran, kenapa In Jung kesini?
In Jung : Kau harus bertemu dengan tim desain besok pagi kan?
Han Kang berkata dia tidak akan melakukan proyek itu.

In Jung berkata kalau Direktur Kang selalu mengira Han Kang ikut serta.

In Jung mendesak Han Kang menemui Min Ho untuk berkata kalau dia tidak ikut dalam proyek, dan katakan dengan resmi kalau kau tidak akan ikut serta. Itu cara yang benar untuk menyelesaikannya.
In Jung : Direktur Kang pulang cepat karena stress.
Han Kang heran, pulang cepat?
In Jung : Jika kau benar2 tidak akan mengerjakan-nya maka entah kau akan mengakhirinya dengan cepat atau paling tidak kau bisa mengirim rencana desain agar ada referensi.

Han Kang : Apa dia ada di rumah sekarang?
In Jung : Seharusnya.

Jh-Kyung mencari di seluruh apartemen Min Ho, seperti di balik lukisan dll.
Lalu ia masuk ke kamar Min Ho dan mencoba membuka lemari besi Min ho tapi gagal.

Min Ho datang, dia melihat sup yang sedang dimasak dan menemukan Jh-Kyung di kamarnya. Jh-Kyung pura2 membereskan baju2 Min Ho di lemari. Jh-Kyung pura2 kaget melihat Min Ho.

Min Ho membelikan obat untuk tangan Yi Kyung. Jh-Kyung heran, apa kau pulang hanya untuk menyerahkan ini?
Min Ho : Lalu apa?

Jh-Kyung berkata kalau lukanya tidak seserius itu, dan mulai jalan pergi. Tapi Min Ho menahan lengannya.

Han Kang dalam perjalanan ke apartemen Min Ho.

Jh-Kyung : Kubilang aku tidak apa-apa!
Min Ho : Tapi aku tidak! karena aku tidak tahan melihat orang dengan tangan melepuh mencuci dan bersih-bersih, jadi aku beli ini.

Jh-Kyung : Baiklah, sekarang lepaskan tanganku dan berikan obat itu.

Mereka mencium bau hangus masakan. Keduanya langsung lari ke dapur. Dapur penuh asap dan Jh-Kyung langsung mengangkat panci ke wastafel.
Han Kang ada di pintu depan, ia baru akan menekan bel.

Min Ho segera membuka pintu depan untuk mengeluarkan asap. Terkejut melihat Han Kang. Han Kang heran, hyung! kau tahu aku datang?

Jh-Kyung keluar dan tanya apa pengisap asapnya rusak? Lalu matanya membesar ketika melihat Han Kang.

Han Kang masuk ke dalam, kenapa kau ada disini? Song, kenapa kau ada di rumah Min Ho?
Jh-Kyung berkata kalau dia kerja disini.

Min Ho berkata, Han Kang yang sudah memecat Yi Kyung. Dia dipecat karena aku, jadi aku memintanya kerja disini.
Han Kang marah : Kau bilang kau punya pekerjaan baru, apa itu di rumah Min Ho? Apa kau gila?

Min Ho : Tenanglah, Kang-ah.
Han Kang : hyung, apa yang kau lakukan sekarang?

Han Kang menarik lengan Jh-Kyung, keluar sekarang!

Jh-Kyung mengibaskan tangan Han Kang, kenapa kau marah? Orang yang memecatku adalah kau.

Han Kang : Apa kau tahu kenapa aku memecatmu? Ini adalah rumah tunangan temanku.
Jh-Kyung : Lalu apa hubungannya denganku?
Han Kang : Apa?
Jh-Kyung : Rumah tunangan temanmu, bagaimana itu bisa melibatkan aku?

Han Kang ingin Jh-Kyung segera keluar dan kembali kerja di cafe. Tapi Jh-Kyung menolak, ia ingin kerja disini. Dalam hati Ji Hyun minta maaf pada Han Kang, karena masih ada yang harus ia lakukan disini.
Han Kang tersinggung, jadi selama ini kau memang seperti itu kan? Han Kang pergi. Jh-Kyung pura2 kerja tapi dia menangis.

Han Kang membuang alamat Yi Kyung, sepertinya Han kang ingin ke rumah Yi Kyung setelah dari sini.

Yi Kyung masuk kamar mandi dan menangis.

Han Kang kembali ke Cafe dan marah-marah. Dia menghancurkan barang-barang di kantornya. woa...membuat semua ketakutan.

Jh-Kyung mencuci sambil berpikir kenapa Min Ho tidak juga pergi. Min ho ingat ketika Yi Kyung berkata kalau dia tidak menyukai Min Ho tapi berkata pada Han Kang kalau dia ingin disini.
Min Ho tersenyum. Jh-Kyung mendekat dan minta uang untuk belanja.

Min ho justru mengajak Jh-Kyung keluar untuk makan. Jh-Kyung tidak boleh menyentuh air dengan tangannya yang luka. Jh-Kyung menolak, kau pergi saja dan aku akan menyelesaikan disini.

Min ho berkata ia akan membayar upah lembur Yi Kyung. Min Ho mengajak Yi Kyung ke sebuah restoran yang tidak pernah diketahui Ji Hyun, tapi paman pemiliknya kenal Min Ho, Direktur Kang, sudah lama tidak melihat anda.
Min Ho : Aku sibuk akhir2 ini, apa kau baik-baik saja?
Paman itu mengiyakan dan minta keduanya duduk.

Jh-Kyung berkata dia belum pernah ke resto ini dan sepertinya Min Ho adalah pelanggan disini. Min ho menjelaskan kalau ini adalah restoran favorit ibunya dan juga dirinya. Ini satu2nya restoran dimana aku makan bersama ibuku.

Jh-Kyung menyindir, kau pasti sering datang kesini bersama tunanganmu, apa tidak apa-apa kau datang dengan gadis lain?

Min Ho ingin tahu kenapa Yi Kyung tidak kerja lagi pada Han Kang. Min ho merasa tingkah laku Yi Kyung selama ini tidak sopan. Jh-Kyung berkata dalam hati, aku harus bertahan, aku tidak bisa dipecat. Lalu menjawab kalau dia mengerti.

Setelah makan, Min ho memberikan upah Jh-Kyung dan juga lemburnya. Min Ho ingin mengantar Jh-Kyung, tapi Jh-Kyung menolaknya.

Setelah Min ho menjauh, Jh-Kyung berpikir, apa ini? mengajak makan pekerja paruh waktunya? dan menawarkan mengantar ke rumah? mengajaknya ke tempat favorit ibunya?
Jh-kyung sadar, apa dia menyukai Song Yi Kyung? bukan..apa dia menyukaiku?

Ji Hyun keluar dari tubuh Yi Kyung dan curhat pada Yi Kyung yang sedang makan. Kakak, apa ini masuk akal? Kang Min Ho menyukaiku. Itu tidak benar! Apa dia menyukai kakak?
Yi Kyung berdiri dan akan berangkat kerja. Ji Hyun mengikutinya, kita pergi bersama. Ji hyun menelepon Scheduler.

Yi Kyung kerja seperti biasa, dia tidak canggung dengan pembuatan kopi dll karena memang Yi Kyung lulusan perhotelan.
Ji Hyun menunggu Scheduler dan beliau muncul dengan jaket merah menyala di belakang Ji Hyun.

Ji Hyun protes : Scheduler seperti apa kau ini? Kenapa lama sekali baru muncul?
Scheduler : Cerewet, sudah bagus aku mau menemuimu.

Scheduler jalan dan melihat sekitar cafe, memanggilku disini benar2 bagus juga. Kenapa kau memanggilku disini?
Ji Hyun menjawab, katanya jangan memanggil di kamar Kakak. Disini atau disana..
Scheduler : Sudah, cepat bicara.
Ji Hyun : Bantu aku menemukan Song Yi Soo.

Scheduler : Apa itu Song Yi Soo, apa itu sejenis jamur?

Ji Hyun : Itu nama orang. Sepertinya adik lelaki kakak.

Scheduler heran, adik wanita itu? Ji Hyun ingin tahu apa Song Yi Soo masih hidup atau sudah mati, dimana dia dan apa yang dilakukannya.
Scheduler kesal, kenapa aku harus memeriksa hal itu? Aku ini Scheduler dan bukan pusat bantuan.

Ji Hyun ingin membantu Yi Kyung. Scheduler minta Ji Hyun melakukan-nya sendiri. Karena waktu Scheduler juga amat berharga, mengapa aku harus menggunakan waktu berhargaku, banyak yang bisa kulakukan dalam sisa 33 hari ini. Menjadwalkan mati dan hidup benar2 adalah jadwal yang sangat padat.
Ji hyun : Jadi, kau tidak dapat melakukan ini.
Scheduler : Bukannya aku tidak dapat, aku tidak mau!
Ji Hyun kesal : Dasar brengsek.
Scheduler : Apa?

Ji Hyun mengingatkan, kau dulu juga seorang manusia. Saat kau hidup, kau pasti juga menyukai seseorang dan mencintai seseorang. Pasti seperti itu.
Scheduler berkata ada kemungkinan dia tidak pernah punya kesempatan mencintai karena dia mati terlalu muda, di usia 23 th.

Shin Ji Hyun, apa kau meninggal di usia 23 th? Jika kau meninggal di usia itu, menurutmu, bagaimana rasanya?
Ji Hyun : Pasti rasanya benar-benar mengerikan.
Scheduler : Tidak, tapi akan terasa belum selesai, perasaan belum selesai yang membuatku seperti gila.

Ji hyun tanya, jadi kau tidak ingat kehidupan masa lalumu?
Scheduler menjawab, meskipun ingatan-nya hilang tapi perasaan-nya tetap ada. Perasaan sedih itu. Apa kau pikir aku hidup sebagai Scheduler tanpa sebab? Aku mati terlalu muda.

Yi Kyung mulai berdiri dan membersihkan pintu kaca cafe.
Ji hyun merasa kasihan pada Scheduler, kau juga menyedihkan.

Scheduler berkata jika Ji hyun tahu itu maka jangan membuatnya memakai waktu berharganya untuk gadis itu (Yi Kyung).

Scheduler berbalik dan Yi Kyung selesai membersihkan pintu. Keduanya berdiri berhadapan.

Wajah Scheduler berubah ketika berdiri dekat dengan Yi Kyung. Sorot matanya terlihat sedih.
Yi Kyung juga diam saja dan seperti merasakan sesuatu. Yi Kyung melihat jauh ke depan. Pandangannya kosong.

Scheduler menoleh sekilas ke Ji Hyun lalu memandang Yi Kyung lagi, Mulai sekarang jangan memanggilku jika gadis ini ada.
Scheduler jalan pergi lewat pintu. Ia tidak menembusnya tapi benar2 membukanya.
Yi Kyung seperti akan menangis.

In Jung sedang siap-siap dan ingin tahu apa yang terjadi saat Han Kang menemui Min Ho.

In Jung mengajak Seo Woo menemui Han Kang karena hari ini adalah Ulang tahun Han Kang. In Jung tahu, Seo Woo sudah membeli hadiah untuk Han Kang.

Seo Woo berkata kalau Ji Hyun selalu pergi dengannya, ia tidak enak merayakan ultah Han Kang saat Ji Hyun seperti itu.

In Jung : Apa yang akan kau lakukan jika Han Kang punya pacar?
Seo Woo kaget : Apa Han Kang punya pacar?

Jh-Kyung mencoba serangkaian angka untuk membuka pintu besi Min Ho, tapi tidak berhasil.

Min Ho bertemu dengan dua pria, salah satu dipanggil agen Park. Min ho menanyakan perkembangan penyelidikan satu perusahaan.
Agen Park berkata itu hampir selesai dan Min Ho minta agar prosesnya dipercepat.

Min Ho mendapat telp kalau Presiden akan kembali ke kantor. Min ho bergegas menemuinya.

In Jung juga heran : Presiden, kenapa anda datang..tanpa mengatakan apa-apa?
Presdir minta Direktur Song dan manager keuangan dipanggil.

Min ho sampai dan Presdir heran bagaimana kau tahu aku datang? Min Ho berkata dia mendengarnya. Min Ho tanya apa ada yang terjadi?
Presdir ke In Jung : Sejak kapan waktu kerja Presdir harus dilaporkan ke kantor perencanaan?

In Jung minta maaf. Presdir berkata akan ke RS dan Min Ho menawarkan diri mengantar karena dia juga akan ke sana.

Min Ho mengantar Presdir dan beliau tertidur di mobil. Min Ho berpikir, kenapa dia tiba2 datang ke kantor tanpa memberitahu aku dan mengapa memanggil Direktur Song dan manager Keuangan?

Keduanya sampai di RS. Ibu menyambut mereka.

Presdir tiba2 ingin muntah dan lari ke toilet. Min Ho heran, ada apa dengan Ayah? Apa dia makan sesuatu yang basi saat makan siang?

Min Ho menemui Dokter Jo dan ingin tahu kondisi Presdir. Ia kaget ketika dokter berkata kalau Presdir punya tumor otak.
Min Ho heran kenapa Dokter tidak mengatakan apapun. Bagaimana kondisinya?

Dokter menunjukkan hasil foto tengkorak Presdir dan memperlihatkan tumor dekat tulang tengkorak dan lumayan besar. Karena ini cukup besar, maka membuat tekanan di dalam sini dan menekan sel otak yang lain.

Dokter berterus terang, kondisinya memang sangat berbahaya dan operasi hanya satu2nya jalan. Meskipun kemungkinan-nya juga kecil. Sebenarnya Presdir ingin melakukan operasi dua hari setelah pernikahan, tapi siapa sangka Ji Hyun jadi seperti ini.
Presdir berkata sebelum Ji hyun bangun, dia tidak akan melakukan operasi. Benar2 keras kepala.
Dokter : Dari pengamatan medis, Ji Hyun sudah tidak bisa bangun lagi. Apa jadinya jika Presdir tidak melakukan operasi?

Jh-Kyung duduk di meja dan berpikir. Ia mencoba berbagai kombinasi angka, jika ada 6 digit maka ada jutaan kemungkinan dan setiap hari Jh-Kyung harus mencoba 32258 kombinasi. Ini tidak realistis.
Jh-Kyung bertekad untuk cari cara lain. Lalu ia melihat kalender Min Ho, Ulang tahun Han Kang.

Di Cafe, isteri Paman Oh ingin masak sup rumput laut untuk Han Kang. Sayangnya dia tidak bisa membuat sup itu. Paman Oh minta isterinya masak yang lain saja, dia yang akan masak sup.

Isteri Paman Oh keluar dan ketemu Jh-Kyung.
Jh-Kyung sudah menyiapkan sup rumput laut. Ia tersenyum lebar.

Paman Oh membangunkan Han Kang yang mabuk dengan memukul pantat Han Kang :)
Paman Oh minta Han Kang makan. Han Kang menolak. Tapi Paman Oh tidak menyerah dan berhasil menyeret Han Kang keluar.

Han Kang duduk di meja dan heran melihat sup rumput laut. Siapa yang Ulang tahun?
Paman Oh : Bukankah ini ulang tahunmu?
Han Kang lupa. Paman Oh geleng kepala, kau masih muda, bagaimana bisa lupa ulang tahun sendiri.

Han Kang mengaduk supnya dan kaget, kerang. Apa ibu mengatakan-nya padamu?
Paman Oh menggeleng, tidak. Han Kang heran, lalu bagaimana kau tahu memasaknya seperti ini? Sepertinya Han Kang paling suka kalau sup rumput laut dimasak bersama kerang.

Paman Oh berkata Song Yi Kyung yang masak. Han Kang terkejut, Song Yi Kyung? bagaimana dia tahu ulang tahunku?
Paman Oh : Dia masak terlalu banyak jadi dibawa kesini, ada apa?

Flashback, Han Kang ingat saat ibunya membawakan sup rumput laut dan makan siang. Han Kang tidak senang. Ibunya memaksa Han Kang minum sup rumput lautnya. Han Kang membuang tas itu dan ibunya lari menyusul Kang.

Lalu Ji Hyun main sulap dan menghilangkan tutup botol, ia minta rekan2nya menebak, dimana tutup itu. Kalau bisa aku akan mentraktir orang itu teokbokki.
Han Kang mendengus. Ji Hyun menantangnya, yang kalah harus melakukan apapun yang diinginkan si pemenang dan Han Kang menerima tantangan dan menebak, dibawah lengan, tersembunyi di lengan baju.

Ji Hyun membuktikan, tidak ada. Kau kalah. Ikut aku.
Semua teman2nya termasuk Seo Woo dan In Jung bersorak, ikuti dia..ikuti dia. Han Kang menggerutu dan ikut Ji Hyun.

Ji Hyun minta Han Kang makan. Itu makanan dari ibu Han Kang :)
Han Kang kaget, kau melihatnya?

Ji Hyun kesal, ini enak luar biasa. Kau ini memalukan. Bagaimana kau bisa seperti itu pada ibumu?
Han Kang mengeluh. Ji Hyun mengancamnya, jika kau berani pergi maka sekolah dan sepanjang jalan akan penuh dengan fotomu. Dan kau tidak akan bisa mengangkat wajahmu di masa depan.

Han Kang : Apa kau pikir, dengan mengancamku maka aku akan makan ini?
Ji Hyun berkata itu bukan ancaman, tapi janji.

Han Kang menyerah tapi minta Ji Hyun balik badan, agar dia bisa makan haha..
Ji Hyun berbalik dan makan juga sambil memunggungi Han Kang.

Han Kang makan dan memandang punggung Ji Hyun. Ji Hyun mengancam, jangan menyisakan supnya setetespun, makan semuanya. Kenapa aku tidak dengar kau makan?
Han Kang ngomel. Ji Hyun berbalik dan mengecek apa semua sudah dimakan. Han Kang jalan pergi.

Paman Oh tanya kenapa Han Kang termenung. Han Kang tanya lagi, apa Yi Kyung benar2 membawa ini.
Han Kang teriak, aku akan gila. Kenapa wanita itu seperti ini lagi?

Paman Oh bingung, kenapa? Han Kang berkata kalau ini adalah sup rumput laut seperti buatan Ibunya. Paman Oh kaget.
Han Kang : Ajusshi! aku tidak tahu perasaan apa di hatiku ini, apa karena Shin Ji Hyun atau Song Yi Kyung. Aku tidak tahu.

Lalu Han Kang bergegas pergi.

In Jung dan Seo Woo datang sambil membawa kue dan kado. Oh itu, Kang-ah.
Han Kang masuk ke mobil. Mereka bingung, Kang-ah. Kang-ah, dia mau kemana?

Han Kang pergi ke apartemen Min Ho. Ia menggedor pintu, Song Yi Kyung-ssi. Song Yi Kyung-ssi.
Jh-Kyung melihat Han Kang di monitor dan bingung, Jh-Kyung membawa cucian Min ho. Akhirnya ia membuka pintu.

Han Kang masuk dan otomatis Jh-Kyung jalan mundur.
Han Kang : Song Yi Kyung-ssi
Yi Kyung : Apa..ada apa?
Han Kang : Aku ingin tanya. Song, kenapa kau tinggal disini?

Jh-Kyung berkata ia sudah mengatakan-nya kemarin.

Han Kang : Jika kau disini karena kau tertarik dengan Kang Min Ho, maka katakan saja. Aku tidak akan mempedulikan-nya lagi. Tapi jika bukan karena itu, maka jangan tinggal disini melakukan ini.

Han Kang menarik tangan Jh-Kyung, membuat cucian-nya jatuh dan mengajaknya keluar.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.